Sabtu, 06 April 2013

Amplifier 50 watt

Selain tangguh, rangkaian ini mudah dalam membuatnya. Rngakaian ini bisa dihubungkan dengan radio, TV, stereo atau perangkat lain.
rangkaian ini juga dilengkapi dengan input untuk record player, guitar, microphone, dan lain-lain. Jika ditambahkan low pass filter pada input, alat ini bekerja layaknya mini subwoofer. Skema rangkaian yang disajikan akan menuntun anda dalam mewujudkan Amplifier 50 watt, sselamat mencoba.
Daftar Komponen :
R1 : 200R 1/4W C4, C6, C5, C7, C8 : 1nF
R2 : 200K 1/4W C9 : 50pF
R3 : 30K 1/4W C10 : 0,3uF
R4 : 1K 1/4W C11, C12 : 10000uF/50V
R5 : 5K 1/4W U1, U2 : IC 741 Op Amp
R6, R9 : 1M 5% 1/2W U3 : ICL8063
R7, R8 : 0,4 ohm 5W Q1 : 2N3055 NPN Power Transistor
R10 : 10K Pot Q2 : 2N3791 PNP Power Transistor
R11, R12 : 51K 1/4W D : 250V 6A Bridge Rectifier
R13 : 47K 1/4W T 50V Center Tapped 5A Tranformer
C1 : 100uF/35V F1 : 2A Fuse
C2 : 11nF SPEAKER : 8 ohm 50W

Senin, 01 April 2013

elektronika daya


Elektronika daya meliputi switching, pengontrolan dan pengubah (konversi) blok-blok yang besar dari daya listrik dengan menggunakan sarana peralatan semikonduktor. Dengan demikian elektronika daya secara garis besar terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu :

1. Rangkaian Daya
2. Rangkaian kontrol

Pada gambar berikut menunjukkan hubungan antara kedua rangkaian diatas yang terintegrasi menjadi satu, dimana keduanya banyak memanfaatkan peralatan semikonduktor.



Rangkaian daya terdiri dari komponen Dioda, Thyristor dan Transistor Daya. Sedangkan rangkaian kontrol terdiri atas Dioda, Transistor dan rangkaian terpadu (Integrated Circuit / IC).

Dengan menggunakan peralatan-peralatan yang serupa keandalan dan kompatibilitas dari perlengkapan (sistem) akan dapat diperbaiki. Elektronika daya merupakan bagian yang penting dalam industri-industri, yaitu dalam pengontrolan daya pada sistem, proses elektronika dan lain-lain.

I. DIODA

Dioda merupakan penyatuan dari lapisan P dan N sebagaimana gambar struktur dan simbol lapisan.



Syarat dioda dalam keadaan ON adalah Vak positip sedangkan untuk OFF adalah Vak negatif.



Karateristik tersebut menggambarkan hubungan antara arus dioda (IR dan IF) agar Vak dalam kondisi menahan arus (OFF) maupun dalam keadaan mengalir (ON). Dalam keadaan OFF, Vak = Vr = negatif, maka dioda menahan arus namun terdapat arus bocor Ir yang kecil.

Dalam keadaan ON, Vak = Vf = positif, dioda mengalirkan arus namun terdapat tegangan jatuh pada dioda = ∆ Vf, dan jika ∆ Vf ini makin besar untuk arus dioda yang makin tinggi, berarti rugi konduksi If * ∆ Vf naik. Terlihat pula pada karateristik dioda diatas bahwa bila Vr terlalu tinggi dioda akan rusak.

Karateristik Switching

Karateristik ini menggambarkan sifat kerja dioda dalam perpindahan keadaan ON ke OFF dan sebaliknya.



Dioda akan segera melalukan arus jika Vr telah mencapai lebih dari Vf minimum dioda kondusif dan pada saat OFF terjadi kelambatan dari dioda untuk kembali mempunyai kemampuan memblokir tegangan reverse. Dari gambar diatas tgerlihat adanya arus balik sesaat pada dioda, dimana arus balik ini terjadi pada saat peralihan keadaan dioda dari kondisi ON ke kondisi membloking tegangan reverse.

Dengan adanya sifat arus balik, maka diperoleh dua jenis penggolongan dioda yaitu :
1. Dioda Cepat, yaitu dioda dengan kemapuan segera mampu membloking
tegangan reverse yang cepat, orde 200 ns terhitung sejak arus forward dioda
sama dengan 0 (nol).

2. Dioda Lambat, yaitu untuk hal yang sama dioda memerlukan waktu lebih lama,
Q32 > Qs1.

Terminologi karateristik dioda

Trr : Reverse Recovery Time, waktu yang diperlukan dioda untuk bersifat membloking tegangan forward.
Tjr : Waktu yang diperlukan oleh Juction P-N untuk bersifat membloking.
Tbr : Waktu yang diperlukan daerah perbatasan Junction untuk membentuk zone bloking.
Qs : Jumlah muatan yang mengalir dalam arah reverse selama perpindahan status dioda ON ke OFF.

Dioda jenis lambat banyak digunakan pada rangkaian konverter dengan komutasi lambat/natural, seperti rangkaian penyearah. Sedangkan Dioda jenis Cepat dipergunakan pada konverter statis dengan komutasi sendiri seperti misalnya pada DC Chopper, konverter komutasi sendiri dll.

Kemampuan Tegangan
Dioda bersifat memblokir tegangan reverse, ternyata mampu menahan tegangan tersebut tergantung pada karateristik tegangan itu sendiri.



VRWM = Puncak tegangan kerja normal.
VRRM = Puncak tegangan lebih yang terjadi secara periodik.
VRSM = Puncak tegangan lebih tidak periodik.

Kemampuan Arus Dioda

Adanya tegangan jatuh konduksi ∆ Vf menyebabkan rugi daya pada dioda yang keluar dalam bentuk panas. Temperatur junction maksimum terletak antara 110°C - 125°C. Panas yang melebihi dari temperatur ini akan menyebabkan dioda rusak. Temperatur maksimum ini dapat dicapai oleh bermacam-macam pembebanan arus terhadap dioda.



If (AV) : Arus rata-rata maksimum yang diijinkan setiap harga arus rata-rata akan menghasilkan suatu harga temperatur akhir pada junction dioda. Batas If (AV) ini juga tergantung pada temperatur ruang dan jenis sistem pendinginan (Heat-sink).

If (RMS) : Harga effektif maksimum arus dioda. Harga rata-rata yang di bawah If (∆V) maksimum, belum menjamin keamanan operasi dioda terutama arus beban dioda dengan form factor yang tinggi. ( Rate Mean Square )

If (RM) : Harga puncak arus lebih periodik yang diijinkan.

If (SM) : Harga puncak arus lebih non periodik yang diijinkan

T : Batas integral pembebanan arus dimana dioda masih mampu mengalaminya.

Besaran ini berlaku untuk ½ cycles atau 1 ms dan merupakan pedoman dalam pemilihan pengaman arus.

Contoh data Fast Dioda Type MF 70
Maximum repetitive peak reverse voltage, Vdrm = 1200 Volt.
Mean forward current, If (AV) = 70 A
RMS forward current, Irms max = 110 A
Non repetitive forward current, If (ms) = 700 A
Forward V-Drop, Vfm=V, pada Ifm = 210 A
Peak reverse current, Irm = 5 mA
Reverse recovery time, trr = 200 ns
Stored, charger, Qrr = T µc (Qs)
Thermal resistance, Rth-jc = 0,37°C/w


Nama             : MUHAMMAD LATIF
TTL              :tangjung kapal, 5 October 1993
anak ke         : 4 dari 4 saudara
Alamat          :Jl.parit satu
                       Kec.Rupat,Kab.Bengkalis
Situs Web     :http://latiftrandz.blogspot.com
Sekolah         :universitas politeknik negeri bengkalis
       (Teknik elektro)
A.fakultas    :Jl.Bathin Alam.Sungai

Hobby          :Membaca,,and Dengerin music
Agama          :100% islam
Cita”            : ingin menjadi pengusaha terkaya dan       membanggakan orang-orng tercinta











Sabtu, 30 Maret 2013

pulau rupat



Pulau Rupat


Peta lokasi pulau Rupat

Lokasi Riau Kabupaten Bengkalis.svg

Koordinat

2°1′N 101°34′E Koordinat: Parameter berlebih tak terduga

Negara

Indonesia

Gugus kepulauan

Sumatra

Provinsi

Riau

Kabupaten

Bengkalis

Garis pantai

-km

Luas

1.500 km²

Populasi

47.000 jiwa

Kota terbesar

Batu Panjang, Rupat, Bengkalis

(

Pulau Rupat adalah sebuah pulau di Kabupaten Bengkalis, Riau. Pulau ini memiliki luas lebih kurang 1.500 km2 dan dihuni sekitar 47.000 jiwa penduduk.

Daftar isi

  • 1 Administrasi Rupat

  • 2 Kecamatan Rupat

  • 3 Kecamatan Rupat Utara

    • 3.1 Transportasi ke Rupat

    • 3.2 Objek wisata

    • 3.3 Kecamatan dan Kelurahan/Desa

    • 3.4 Referensi

    • 3.5 Pranala luar

Administrasi Rupat

Kecamatan Rupat

Kecamatan Rupat merupakan salah satu kecamatan yang termasuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bengkalis. Kecamatan Rupat terdiri dari 8 (delapan) desa dan 4 (empat) kelurahan dengan ibukota kecamatan berada di Batu Panjang. Secara geografis, Kecamatan Rupat berbatasan dengan:

Utara

Rupat Utara, Bengkalis

Selatan

Kota Dumai

Barat

Kota Dumai

Timur

Selat Melaka

Berdasarkan data dari BPN Kabupaten Bengkalis, luas wilayah Kecamatan Rupat adalah 894,35 Km dengan desa terluas adalah Desa Makeruh seluas 151,00 Km atau sebesar 16,88 persen dari luas Kecamatan Rupat keseluruhnya. Jumlah penduduk Kecamatan Rupat sebanyak 32.667 jiwa yang terdiri dari 16.904 jiwa adalah laki-laki dan 15.763 jiwa adalah perempuan. Kepadatan penduduk Kecamatan Rupat secara total adalah sebanyak 36,53 jiwa per Km2 dengan desa terpadat adalah Kelurahan Batu Panjang yaitu 144 jiwa per Km2. Pada bidang pendidikan Kecamatan Rupat tercatat memiliki 9 (sembilan) buah Taman Kanak-Kanak dengan 39 orang guru dan dan 318 orang murid. Pada level Sekolah Dasar, terdapat 29 Sekolah Dasar dengan 428 orang guru dan 5.028 orang murid. Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di Kecamatan Rupat sebanyak 4 (empat) buah dengan73 orang guru dan 1.175 orang murid. Untuk MTs di Kecamatan Rupat tercatat 6 (enam) buah dengan 95 orang guru dan 310 orang murid. Sedangkan Sekolah Menengah Umum yang diniliM Kecamatan Rupat tercatat sebanyak 3 (tiga) buah dengan 52 orang guru dan 889 orang murid, SMK sebanyak 1 (satu) buah dengan 17 orang guru dan 81 orang murid Untuk MA sebanyak 4 (empat) buah dengan 58 orang guru dan 579 orang murid. Sarana kesahatan yang terdapat di Kecamatan Rupat terdiri dari 1 (satu) Puskesmas dan 9 (sembilan) Pustu. Tenaga kesehatan tercatat sebanyak 4 (empat) dokter umum, 1 (satu) dokter gigi, 10 bidan, dan 13 apoteker. Dari data Kancab Depag Kecamatan Rupat, didapatkan data mengenai jumlah tempat ibadah yang digunakan masyarakat Kecamatan Rupat untuk beribadah, yaitu 42 buah masjid, 29 langgar/surau/mushola, 2 (dua) gereja, dan 4 (empat) vihara/klentheng. Bidang pertanian di Kecamatan Rupat menunjukkan tanaman bahan makanan yang terbanyak (930 ton) diproduksi oleh masyarakat Kecamatan Rupat adalah tanaman Padi dengan luas panen sebesar 1.245 hektar. Area perkebunan yang terluas adalah perkebunan karet dengan produksi sebanyak 3605,5 ton. Secara keseluruhan, bidang perhubungan di Kecamatan Rupat tergolong baik dengan kondisi jalan tingkatan baik dan sedang sepanjang 86 Km berdasarkan data dari UPTD Kimpraswil Kecamatan Rupat, .seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Rupat dapat dijangkaumenggunakan transportasi darat. Secara perekonomian, tercatat sebanyak 75 industri mikro terdapat di Kecamatan Rupat dan sebanyak 19 koperasi berada di sana (18 KUD dan 1 non KUD) [1].

Kecamatan Rupat Utara

Kecamatan Rupat Utara merupakan salah satu kecamatan yang termasuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bengkalis. Kecamatan Rupat Utara terdiri dari 5 (lima) desa dengan ibukota kecamatan berada di Tanjung Medang. Secara geografis, Kecamatan Rupat Utara berbatasan dengan:

Utara

Selat Malaka

Selatan

Rupat, Bengkalis

Barat

Selat Malaka

Timur

Selat Malaka


Berdasarkan data dari BPN Kabupaten Bengkalis, luas wilayah Kecamatan Rupat Utara adalah 628,50 Km dengan desa terluas adalah Desa Titi Akar seluas 300,00 Km atau sebesar 47,73 persen dari luas Kecamatan Rupat Utara keseluruhnya. Jumlah penduduk Kecamatan Rupat Utara sebanyak 13.342 jiwa yang terdiri dari 6.589 jiwa adalah laki-laki dan 6.753 jiwa adalah perempuan. Kepadatan penduduk Kecamatan Rupat Utara secara total adalah sebanyak 21,23 jiwa per Km2 dengan desa terpadat adalah Desa Teluk Rhu yaitu 30,36 jiwa per Km2. Pada bidang pendidikan Kecamatan Rupat Utara tercatat memiliki 3 (tiga) buah Taman Kanak-Kanak dengan 18 orang guru dan dan 146 orang murid. Pada level Sekolah Dasar, terdapat 11 Sekolah Dasar dengan 145 orang guru dan 2.178 orang murid. Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di Kecamatan Rupat Utara sebanyak 3 (tiga) buah dengan 44 orang guru dan 560 orang murid. Untuk MTs di Kecamatan Rupat Utara tercatat 1 (satu) buah dengan 11 orang guru dan 98 orang murid. Sedangkan Sekolah Menengah Umum yang dimiliki Kecamatan Rupat Utara tercatat sebanyak 1 (satu) buah dengan 16 orang guru dan 235 orang murid, MA sebanyak 1 (satu) buah dengan 17 orang guru dan 25 orang murid. Sarana kesahatan yang terdapat di Kecamatan Rupat Utara terdiri dari 1 (satu) Puskesmas dan 5 (lima) Pustu, 2 (dua) praktik dokter, dan 6 (enam) praktik bidan. Tenaga kesehatan tercatat sebanyak 5 (lima) dokter umum, 1 (satu) dokter gjgi, dan 7 (tujuh) bidan. Dari data Kancab Depag Kecamatan Rupat Utara, didapatkan data mengenai jumlah tempat ibadah yang digunakan masyarakat Kecamatan Rupat Utara untuk beribadah, yaitu 13 buah masjid, 11 langgar/surau/mushola, 2 (dua) gereja, dan 8 (delapan) vihara/klentheng. Bidang pertanian di Kecamatan Rupat Utara menunjukkan tanaman bahan makanan yang diusahakan oleh masyarakat Kecamatan Rupat Utara adalah tanaman padi dengan luas panen sebesar 58 hektar dengan produksi sebanyak 48 ton. Bidang peternakan di Kecamatan Rupat Utara terbanyak adalah ternak babi sebanyak 917 ekor dan unggas ayam kampung sebanyak 12.294 ekor. Kualitas jalan di Kecamatan Rupat Utara termasuk kategori sedang dengan panjang jalan dengan kualitas sedang hanya sepanjang 88 Km. Berdasarkan data dari Kantor Camat, seluruh desa di Kecamatan Rupat Utara dapat dijangkau menggunakan transportasi darat. Secara perekonomian, tercatat terdapat 2 (dua) buah industri besar di Kecamatan Rupat Utara [2].

Transportasi ke Rupat

Pulau ini dapat dijangkau dari Pekanbaru, Dumai atau Bengkalis. Jalur utama pengangkutan dari dan ke pulau ini adalah melalui laut. Telah ada jadwal transportasi tetap menuju ke pulau ini, yaitu jadwal penyebrangan Roro dumai rupat.

Perjalanan dari Dumai ke Pulau Rupat dapat ditempuh dalam waktu 20 - 30 menit dengan menggunakan Roro. Sedangkan berangkat dari Bengkalis membutuhkan waktu lebih kurang 2 jam perjalanan.

Pulau Rupat terbagi dua, yakni Rupat dan Rupat Utara. Penduduk di Rupat Utara lebih banyak dibandingkan di Rupat. Kira-kira hanya ada puluhan kepala keluarga di Rupat. Namun kini, penduduk Rupat dan Rupat Utara tidak jauh berbeda.

Objek wisata

Objek wisata di Rupat sebagai berikut:

Di Rupat tidak ada hotel, wisma yang ada di pulau tersebut terletak di Batupanjang dan Tanjung Rhu. Di Pulau ini suasana Melayu sangat kental dan bahasa Melayu yang digunakan adalah bahasa Melayu Malaysia. Bahkan, mata uang Ringgit pun bisa digunakan sebagai alat transaksi.namun yang menjadi daya tarik tersendiri dipulau ini adalah pantainya nan luas..yang mana lansung berhadapan dengan selat melaka dan merupakan titik terdekat menuju negara jiran Malaysia..bahkan turis asal malaysia sering mengijak kaki dipulau rupat menggunakan kapal cepat dan lansung bersandar di pantai.hal ini tentu merupakan petunjuk buat pemda setempat untuk memperhatikan potensi2 yang ada dipulau rupat tersebut terutama dibidang pariwisatanya.

Kecamatan dan Kelurahan/Desa

Referensi

  1. ^ Kecamatan Rupat dalam Angka 2009, BPS Kabupaten Bengkalis

  2. ^ Kecamatan Rupat dalam Angka 2009, BPS Kabupaten Bengkalis